Setiap orang pasti pernah melakukan perjalanan. Baik jauh maupun dekat. Dan ketahuilah wahai sahabat La Tansa DS, perjalanan kita akan mendatangkan pahala dari Allah jika kita sempurnakan dengan adab dan sunnah selama dalam perjalanan.
Pada kesempatan kali ini, sebelum teman-teman berangkat mudik, La Tansa DS akan berbagi sedikit tentang beberapa adab dan sunnah kaitannya dengan safar atau perjalanan.
## Safar
adalah sebagian dari siksa, karena kurang tidur,makan dan minum. Maka
disunnahkan segera pulang setelah keperluan selesai. (Muttafaqun Alaihi)
## Sunnah mengerjakan shalat sunnah 2... atau 4 rakaat sebelum mulai
perjalanan. (Thabrani). Ketika keluar rumah disunnahkan membaca doa :
BISMILLAHI TAWAKKALTU 'ALALLAHI LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAHIL 'ALIYYIL 'ADHIIM.
"Dengan
menyebut nama Allah aku bertawakal kepada Allah,tidak ada daya dan kekuatan kecuali
kepada Allah". (Abu Dawud,Hakim)
## Jangan
pergi sendirian terutama malam hari. (Bukhori). * Hendaknya dengan berjamaah,
minimal 3 orang. Bepergian sendiri atau 2 orang akan disertai oleh Syetan. (Abu
Dawud,Nasai)
## Sunnah
mengangkat seorang Amir dalam perjalanan. Dan amir hendaknya sewaktu waktu
berjalan dibelakan untuk membantu orang orang lemah,membonceng mereka,dan
mendoakan mereka. (Abu Dawud)
## Sunnah mengawali perjalanan pada hari
Kamis pagi. (Bukhori,Muslim). * Dan dimakruhkan pergi sebelum sholat Jumaat dan
haram bepergian setelah mendengar adzan Jumaat. (Tirmidzi)
##
Disunnahkan bagi yang akan pergi untuk meminta nasehat dari orang yang akan
ditinggalkan. (Tirmidzi)
## Sunnah
menaiki kendaraan dengan membaca Bismillah, kemudian duduk dengan membaca
Alhamdulillah. (Misykat)
## Ketika
mulai memasuki kendaraan,disunnahkan berdoa :
SUHAANALADZII
SAKHKHORO LANAA HAADZAA WA MAA KUNNAA LAHU MUQRINIINA WA INNAA ILAA ROBBINAA
LAMUNQOOLIBUUN.
"Maha
suci Allah, yang telah memudahkan ini bagi kami, padahal kami tidak sanggup
mengendalikannya. Dan sesungguhnya kami kembali kepada Robb kami."
Kemudian
mengucapkan, "Suhaanllah 3x, Alhamdulillah 3x, Allahu akbar 3x." Lalu
dilanjutkan doa :
SUBHAANAKA
INNII DHOLAMTU NAFSII FAGHFIR LII FA INNAHU LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLAA ANTA.
"Maha
suci Engkau, ya Allah, sesunguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali
Engkau."
Kemudian
memandang keatas dan tersenyum. (Tirmidzi)
## Duduk
dalam kendaraan, hendaknya kaum laki2 duduk dengan laki2, kaum wanita dengan
wanita. Oleh sebab itu, wanita dilarang bepergian tanpa mahramnya. Minimal
jarak bepergian wanita tanpa mahram adalah 5 km atau 3 km. (Bukhori,Muslim)
## Ketika
kendaraan mulai berjalan disunnahkan doa :
ALLAHUMMA
HAWWIN 'ALAINAA SAFARONAA HAADZAA WA ATHWI'ANNAA BU'DAHU. ALLAHUMMA ANTASH
SHOOHIBU FIIS SAFARI WAL KHOLIIFATU FIL AHLI.
"Ya
Allah,mudahkanlah bagi kami perjalanan ini dan dekatkanlah bagi kami jaraknya.
Ya Allah Engkaulah teman dalam perjalanan dan pengganti penjaga dalam
keluarga."
## Ketika
berjalan menanjak disunnahkan baca,'Allahu akbar',jika meurun,'Subhaanallah,'
jika mendatar,'Alhamdulillah.(Bukhori)
## Jika mulai
terlihat kampung yang dituju,hendaknya doa :
ALLAHUMMA BAARIK
LANAA FIIHA, ALLAHUMMA BAARIK LANAA FIIHA, ALLAHUMMA BAARIK LANAA FIIHA.
ALLAHUMMARZUQNAA JANAAHAA WA HABIBNAA ILAA AHLIHAA WA HABIB SHOOLIHII AHLIHAA
ILAINAA.
Arti:
"Ya Allah, berikanlah kami berkah dikampung ini, 3x. Ya Allah berilah kami
kesuburan. Dan cintakanlah kami kepada penduduk kampung ini,dan cintakanlah
orang2 sholeh dikampung ini kepada kami." (Thabrani)
## Jika tiba
ditempat tujuan,disunnahkan doa :
ROBBI
ANZILNII MUNZALAN MUBAAROKAN WA ANTA KHOIRUL MUNZILÍIN.
Artinya:"Ya
Allah, turunkanlah kami ditempat yang penuh berkah. Dan Engkau sebaik baiknya
Pemberi tempat."
## Apabila
pulang dari perjalanan disunnahkan doa :
AAÍBUUNA
TAAÍBUUNA 'AAÍBIDUUNA HAAMIDUUNA.
Artinya :
"Aku kembali, bertaubat, menyembah kepada Tuhan kami dan memuji.
(Bukhori,Muslim)
## Jika
pulang dari perjalanan pada malam hari,sebaiknya jangan langsung masuk rumah.
Disunnahkan i'tikaf terlebih dahulu di masjid dan pulang pada pagi harinya
(khusus bagi laki2). Nabi Saw biasanya, shalat 2 rakaat dahulu, lalu duduk,
bertemu masyarakat, baru pulang ke rumah. (Bukhori)
## Jangan
bepergian dengan anjing dan lonceng, karena malaikat tidak akan menyertai
perjalanan yang diiringi anjing dan lonceng (yang diikatkan dikendaraan atau
hewan). (Muslim)
## Bagi
musafir yang memiliki bekal lebih disunnahkan untuk membantu orang yang
kekurangan bekal dalam perjalanan.(Muslim)
## Bila
menaiki perahu, maka sunnah doa :
BISMILLAHI
MAJREEHAA WA MURSAAHAA INNA ROBBII LAGHOFUURUR ROHIIM.
Artinya :
"Dengan nama Allah, pada waktu berjalanya dan berlabuhnya. Sesungguhnya
Tuhanku sangatlah Maha Pengampun Penyayang."
## Dianjurkan
masuk rumah dengan mengucap salam. (Alqur'an)
## Boleh
menjama' shalat dalam perjalanan pada 2 waktu > 1). Shalat Dhuhur dan Ashar,
2). shalat maghrib dan Isya.
## Jangan
bepergian sekiranya perjalanan itu akan menyulitkan pelaksanaan shalat fardlu.
Jika terpaksa, sebaiknya berhenti ketika waktu shalat tiba. Jika tidak ada air,
boleh tayamum. (Bukhori)
## Jika
singgah ditengah jalan,jangan pencar, karena itu adalah perbuatan syetan. (Abu
Dawud)
## Jika
melintasi daerah kering dan panas, hendaknya mempercepat perjalanan. (Muslim)
## Gunakan
masa perjalanan dengan dakwah, ta'lim wa ta'alum, dzikir, ibadah, dan khidmat
(pelayanan kepada ummat). Jika tidak ada amalan yang dapat dilakukan lebih baik
tidur. Dan sangat penting menunjukan akhlak yang baik dalam perjalanan, hingga
orang tertarik dengan akhlak Islami.
WALLAHU A'LAM

No comments:
Post a Comment