Thursday, 12 December 2013

TIPS MENGHITUNG BIAYA ATAP BAJA RINGAN

TIPS MENGHITUNG BIAYA ATAP BAJA RINGAN
Fenomena masyarakat:
Saat ini kebanyakan masyarakat awam masih kelabakan dalam memahami bagaimana cara menghitung luas atap baja ringan. Ketidak-tahuan mereka dimanfaatkan oleh para pemborong nakal dengan menawarkan biaya yang tinggi, sehingga memaksa customer harus merogoh kocek lagi. Kocek pun akhirnya kempes. Ada yang terpaksa harus mengeluarkan sisa-sisa tabungan di bank. Akhirnya tabungan habis dan ludes. Yang lebih miris lagi, terpaksa meminjam di bank konvensional yang bergelimang riba dengan menyekolahkan (jaminan) BPKB atau sertifikat tanah. Wal hasil, tiap bulan harus menyiapkan uang cicilan. Barokah pun hilang (asbab riba).


Solusi:
Melihat fenomena ini, LA TANSA BAJA RINGAN (sebuah ‘team work’ profesional berbasis syariah) mempersembahkan sebuah tutorial mudah cara menghitung biaya atap baja ringan guna membantu customer dan seluruh masyarakat Indonesia agar tidak mudah tertipu oleh pemborong yang nakal.

Rumus:

BIAYA Atap Baja Ringan = LA x (HABR + BP)
Keterangan:
LA : Luas Atap
HABR : Harga Atap Baja Ringan
BP : Biaya Pemasangan
Biasanya pemborong menawarkan harga atap baja ringan sekaligus pemasangan, dengan satuan harga per meter persegi.

Cara Menghitung luas atap baja ringan adalah menggunakan luas permukaan miring, dimana luas atap baja ringan telah meliputi oversteck dan kemiringan atap. dengan cara penghitungannya sbb:

Misal:
·                  Bentuk atap limas (jatuh air ke empat sisi) dengan tritisan atau oversteck keliling : 0.60 m (depan, belakang, kanan,kiri)
·                  Panjang : 10 m
·                  Lebar : 10 m
·                  Kemiringan atap: 30 derajat (cosinus 30 = 0.8660)
·                  Biaya atap baja ringan skaligus pemasangan: Rp.50.000,-/m2
Menentukan luas datar

Luas Datar = Panjang + (2 x oversteck) x lebar + (2 x oversteck)
= 10+(2x0.6) x 10+(2x0.6)
= 11.2 x 11.2
= 125.44 m2

Menentukan Luas miringnya

Luas Miring = Luas datar / cosinus kemiringan atap
= 125.44 / 0.8660
= 144.85 m2
Maka Luas atap baja ringannya adalah = 144.85 m2

Jadi, biaya total atap baja ringan
= 144.85 x Rp.50.000,-
Rp.7.242.500,-

Catatan: Contoh kalkulasi diatas hanya untuk biaya atapnya saja, belum termasuk rangka (meliputi: kuda-kuda dsb).  

Sumber: http://pemborongbajaringan.blogspot.com

No comments: