Saturday, 18 January 2014

DESI; BERANGKAT SEKOLAH SAMBIL JUALAN SLONDOK

DESI; BERANGKAT SEKOLAH SAMBIL JUALAN SLONDOK
Desi Triharyana, siswa ke SMK Negeri 2 Yogyakarta, setiap hari bersepeda dengan membawa kronjot dari Sleman menuju ke sekolahnya di wilayah Jetis (Kota Yogyakarta) sambil berjualan slondok. Slondok adalah sejenis gorengan yang berbahan baku dari singkong.

Ketika remaja lain seumurannya masih ngiler di tempat tidur, atau setidaknya masih bersiap ke sekolah, sekitar pukul 05.00 WIB, Desi Triharyana sudah mengayuh sepeda onta dari rumahnya di Pandowoharjo Sleman meluncur menuju SMK N 2 Yogyakarta dengan jarak sekitar 12 kilometer. Siswa kelas X itu tidak sekadar menyandang tas berisi buku, tetapi di bagian belakang sepedanya dipasang kronjot (keranjang) berwarna hijau dipenuhi dengan puluhan bungkus slondok yang siap dipasarkan. Kalau dilihat dari kronjotnya mirip dengan orang yang hendak pergi ke pasar.

Ditengah perjalanan, sering kali dia harus berhenti beberapa kali. Bukan karena kelelahan, melainkan ada pelanggan yang menanti slondoknya. Dengan ramah, sopan dan penuh senyum layaknya sellesmen profesional, dia pun melayani pembeli.
Begitulah sehari-hari kehidupan Desi yang sudah memiliki jiwa wirausaha sejak kelas III Sekolah Dasar. Di saat teman-teman sebaya dengannya hidup slenge’an penuh gaya, meraung-raung di jalan raya dengan sepeda motor blombongannya ketika berangkat dan pulang sekolah, dia menyusuri jalan aspal yang terik dengan sepeda tuanya sambil mengais rezeki.
Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, Desi, begitu ia akrab disapa, memiliki cita-cita ingin pengusaha. Dengan semangat ‘bersusah-susah dulu, bersenang-senang kemudian’, dia mengisi waktu liburnya untuk berkeliling memasarkan slondok sambil dolan.
Dari penggalan kisah realita ini, kita bisa mengambil banyak iktibar. Mungkin, nilai nominal keuntungan menjadi seorang penjual slondok tidak seberapa. Tetapi semangat yang wirausaha yang dimiliki Desi itu yang luar biasa dan perlu dijadikan tuladha bagi kawula muda. La Tansa DS ikut mendoakan semoga cita-citanya menjadi pengusaha, dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa. Menjadi pengusaha yang TAQWA pada Rabbnya, dan peduli pada sesama. Amiin.

No comments: