Letusan Gunung Kelud yang terjadi
pada Kamis (13/2/2014) malam sekitar pukul 22.50 WIB menimbulkan hujan abu
vulkanik di berbagai daerah. Bahkan, ketebalan abu vulkanik mencapai beberapa
sentimeter di kota-kota tertentu dari Yogyakarta, Kebumen, Semarang,
Purwokerto, Surabaya, Banyuwangi, hingga Tasikmalaya dan Bandung.
Sebelum membersihkan lapisan abu vulkanik, ada beberapa hal yang harus
diperhatikan. Jangan sembarangan sebab abu vulkanik mungkin mengandung unsur
yang berbahaya bagi tubuh dan lingkungan.
Menurut dokter ahli kesehatan paru dari RSUP Persahabatan Jakarta, Agus Dwi Santoso, debu vulkanik kemungkinan mengandung asam yang berdampak lebih berat karena sifatnya yang lebih merusak saluran pernapasan. Hal ini sama dengan abu vulkanik yang mengandung berbagai gas berbahaya seperti CO, H2S, SO2, atau yang mengandung komponen kristal seperti silika.
Berikut ini adalah panduan
membersihkan abu vulkanik di berbagai tempat di sekitar rumah Anda. Panduan
diperoleh berdasarkan informasi dari International Volcanic Health Hazard
Network (IVHHN).Menurut dokter ahli kesehatan paru dari RSUP Persahabatan Jakarta, Agus Dwi Santoso, debu vulkanik kemungkinan mengandung asam yang berdampak lebih berat karena sifatnya yang lebih merusak saluran pernapasan. Hal ini sama dengan abu vulkanik yang mengandung berbagai gas berbahaya seperti CO, H2S, SO2, atau yang mengandung komponen kristal seperti silika.
Hal yang harus dilakukan dalam
membersihkan abu vulkanik di luar ruangan:
1. Rencanakanlah hari untuk kerja
bakti membersihkan abu bersama tetangga atau komunitas Anda. Ingat, koordinasi
harus dilakukan.
2. Usahakan untuk berkoordinasi
dengan instansi tertentu tentang cara pembuangan abu vulkanik.
3. Selalu pakai masker debu. Jika
ada, pakailah masker yang direkomendasikan IVHHN. pakailah masker
berukuran N95 sampai N100 untuk menghindari masuknya debu berukuran atau kurang
dari 10 mikron.
4. Pakailah kacamata untuk melindungi
mata dari abu vulkanik. Jangan pakai lensa kontak.
5. Basahi abu terlebih dahulu dengan
mencipratkan air sebelum mengambilnya dengan sekop. Akan tetapi, jangan
menambahkan terlalu banyak air.
6. Jangan menyapu abu yang kering.
Abu yang tersapu bisa tercampur dengan udara sehingga bisa berbahaya jika
terhirup.
7. Kumpulkan abu di kantong plastik
yang cukup kuat. Jika ada truk penampung, kumpulkan langsung saja ke truk
tersebut.
8. Abu gunung api membuat permukaan
menjadi licin. Berhati-hatilah ketika membersihkan abu di tangga ataupun atap.
9. Hindari membuang abu ke talang,
selokan, saluran air, ataupun taman. Abu bisa menyumbat saluran air tersebut.
10. Jika abu juga terdapat di talang
atau saluran air, maka bersihkanlah.
11. Jangan mencampur abu gunung api
dengan sampah lainnya. Abu gunung api bisa merusak truk sampah yang membawa
sampah Anda.
12. Ganti pakaian yang telah
digunakan untuk membersihkan abu sebelum kembali memasuki rumah.
Kerusakan Kebun milik warga Temuwuh Kidul, Balecatur, Gamping, Yogyakarta akibat debu vulkanik Gunung Kelud
Hal yang harus dilakukan untuk
membersihkan abu vulkanik di dalam ruangan:
1. Pastikan bagian luar ruangan sudah
selesai dibersihkan sebelum memulai membersihkan bagian dalam ruangan.
2. Pastikan ventilasi yang baik
dengan membuka semua pintu dan jendela sebelum memulai membersihkan.
3. Gunakan satu pintu masuk untuk
menghindari kontaminasi pada area yang sudah dibersihkan.
4. Jangan lupa untuk tetap
menggunakan masker.
5. Tidak perlu mengajak anak-anak dan
binatang piaraan selama membersihkan abu vulkanik. Taruh mereka di tempat yang
aman.
6. Basahi dulu abu yang menempel di
lantai. Setelah itu, kumpulkan dalam kantong plastik yang cukup kuat.
7. Jika hendak membersihkan pakaian
dan tirai, sedot dulu abu vulkanik dengan vacum
cleaner. Setelah itu, cuci dengan deterjen biasa tanpa perlu
menggosoknya terlalu keras. Penggosokan akan merusak kain karena partikel abu
vulkanik tajam.
8. Bersihkan pakaian sedikit demi
sedikit dengan air yang cukup. Pencucian pakaian memerlukan banyak deterjen.
9. Jika ingin membersihkan permukaan
berbahan kaca, porselen, enamel, dan permukaan akrilik, gunakan spons atau kain
yang sudah dibasahi dengan air campuran deterjen. Hindari menggosok, cukup
bersihkan dengan cara mengoles. Gosokan membuat permukaan benda itu tergores.
10. Jika ingin membersihkan permukaan
kayu yang dipelitur, sedot dulu abu dengan vacum
cleaner. Setelah itu, bersihkan dengan kain basah dengan cara
mengoles.
11. Jika ingin membersihkan lantai,
basahi dulu abu dan kumpulkan abu ke kantong plastik yang cukup kuat. Setelah
itu, pel dengan kain bersih dan basah.
12. Jika ingin membersihkan peralatan
elektronik, matikan dulu suplai listrik pada alat tersebut. Setelah itu,
bersihkan dengan vacum
cleaner.
13. Jangan menggunakan sikat penyapu
lantai dan kipas angin selama membersihkan. Hal itu bisa membuat abu melayang
ke udara.
14. Beberapa bulan setelah
pembersihan, AC dan penyaring harus dirawat. Selalu bersihkan kompor dan
kulkas, terutama pada saluran udara.
15. Cucilah kain yang digunakan untuk
mencuci barang-barang dengan air mengalir. Jangan mengucek atau menggosoknya.
16. Bersihkan ruangan beberapa kali
dalam sehari jika cuaca sedang panas.
Demikian TIPS MEMBERSIHKAN DEBU VULKANIK GUNUNG KELUD, semoga bermanfaat.


No comments:
Post a Comment